MALAM CINTA RASUL (1)

Habib Syech bin Abdul qadir Assegaf

Nama Habib Syech bin Abdul qadir Assegaf sebagai pendakwah, boleh jadi belum dikenal secara luas di masyarakat. Namun di kalangan jamaah majlis shalawat atau kegiatan Maulidan, Beliau cukup dikenal. Terutama karena tokoh yang satu ini memiliki suara yang sangat merdu.

Selain itu beliau juga mencipta sendiri lagu qasidah yang nada dan iramanya dapat diterima telinga masyarakat, baik masyarakat yang akrab dengan kegiatan majlis salawat maupun masyarakat awam.

Dengan suara yang merdu ini, beliau berhasil memikat kalangan muda sehingga mereka menyukai qasidah dengan syair-syair yang seluruhnya bersumber dari kitab Simthud Durar tersebut. Tidak lama kemudian, ada di kalangan pemuda ikut bergabung dalam majlis salawat yang sudah ada.

Sebenarnya syair-syair qasidah yang dibawakan beliau bukanlah syair puji-pujian yang baru, namun Habib Syech berhasil membentuk dan mengemas irama pembacaan maulid Tradisional menjadi lebih indah dan menyamankan telinga yang mendengarnya.

Selain itu, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf ini juga suka berkongsi dan memberi, meski dia sendiri terkadang dalam kekurangan. Bahkan ketika berdakwah ke pelosok-pelosok, ia membawa nasi bungkus, untuk dibahagi-bahagikan kepada jamaah.

***

Perjalanan hidup Habib kelahiran Solo, 20 September 1961, ini cukup berliku. Beliau pernah berjaya sebagai pedagang tetapi kemudiannya muflis. Di saat sulit itu, Habib Syech melakukan dakwah menggunakan kereta angin ke pelosok-pelosok untuk melaksanakan tugas dari Almarhum Habib Anis bin Alwi Alhabsyi, imam masjid Riyadh Gurawan Solo.

Pada saat itu Habib Syekh bin Abdul qadir Assegaf juga sering diejek sebagai orang yang tidak mempunyai pekerjaan. Namun Habib Syech tidak pernah marah atau mendendam kepada orang yang mengejeknya. Justru sebaliknya, beliau tetap tersenyum dan memberi sesuatu kepada orang tersebut.

Terkadang Habib Syech bin Abdul qadir Assegaf rutin memberikan ta’lim di Kebagusan, sedangkan dakwah rutinnya di kota Solo dan kota kota di jawa tengah.

sumber: Majalah Kisah Islam AlKisah No.18/25 Agustus-7 September 2008

Jom kita tonton sedikit persembahan beliau sebelum ini: http://www.youtube.com/watch?v=5yY3BMoL5Rg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s